STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK


Ekspetasi berlebihan.
semua orangtua pasti ingin anak-anaknya sukses dimasa depan bukan? orangtua yang memiliki ekspetasi berlebihan akan membuat anak bingung mau kemana dia setelah dewasa nanti.

contoh,anak mau berperan aktif di dunia politik atau apalah setelah lulus nanti. Nah disini orang tua akan memberikan komentar negatif tentang dunia politik tersebut.orang akan berfikir,ini baik untuk anak,padahal tidak sama sekali. anak akan jadi bingung mau kemana arah tujuannya, seharusnya orangtua bisa menuntun sang anak, gambaran dunia politik itu seperti apa, sisi baik dan buruknya itu seperti apa, agar kelak anak bisa mempersiapkan semuanya sebelum terjun ke dunia kerja, bukannya memberikan gambaran buruk tentang dunia itu.in jelas berbahaya untuk anak,sebab anak akan bingung mau kemana setelah nanti.

 

- Egois.

orangtua dengan kriteria ini lebih mementingkan perasaan sendiri dibandingkan perasaan anak, biasanya orangtua akan menyerang anak dengan kalimat seperti ini "LU MAU BAPA DENGAN MAMA CEPAT MATI? kalimat ini mungkin terdengar receh, tapi tauhkah kalian, bahwa kalimat ini bisa membuat anak terbebani. seolah anak harus bertanggung jawab penuh atas perasaan orangtuanya. 

kalau maksud agar anak bisa memahami perasaan orang lain atau agar anak bisa berempati,sebaliknya gunakanlah cara yang lebih efektif, tentunya dengan pendekatan yang lebih tepat.

 

- Menjadi Monster.

yang saya maksud bukan monster di film-film.

orangtua yang biasa suka memukul anak-anaknya juga bisa dikatakan monster untuk anak-anaknya, sikap ini tidak epic kawan, anak bisa membangkang sama orangtuanya jika terus menerus dipukuli , dibentak walaupun itu dengan alasan agar anak bisa disiplin/berubah.

harusnya orangtua sadar, kekerasan bukan cara yang baik untuk anak.

 

- Masalah Uang.

untuk orangtua yang memperhitungkan soal uang, biasanya orangtua akan mengungkit besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Hal ini dimaksud agar sang anak mau mengikuti kemauan orangtuanya.

okelah saya sepakat bahwa kalau orangtua berkorban untuk anak-anaknya, tetapi anak juga berhak untuk menentukan masa depannya yang baik.

 

- Selalu Menyalahkan anak.

Anak tidak selamanya salah , dan orangtua tidak selamanya benar.

ketika kondisi keluarga sedang buruk, orang model begini bisa suka menyalahkan anak, padahal si anak tidak tauh apa-apa tentang permasalahan orangtuanya, sebaiknya hentikan perbuatan atau hal-hal seperti ini.

 ini sering terjadi dikehidupan kita.

 

 

18 Maret 2023

 

    ----Ekablegur----  



Postingan populer dari blog ini

Resolusi Konflik dalam perspektif Psikologi Lintas Budaya serta Kearifan Lokal sebagai Basis Komunikasi Pemerintah dalam Penyelesaian Konflik Sosial dan Komunal

Klaim Aliran Empirisme dalam Proses Memperoleh Kebenaran

Klaim Aliran Rasionalisme